Sebagai sumber protein
Tempe mengandung protein yang tinggi (sekitar 18
jenis protein) dan asam amino yang diperlukan oleh tubuh. Protein berperan
dalam membantu mempertahankan jaringan otak serta membuat enzem yang berguna
untuk kebutuhan sel. Kandungan protein dan asam amino tersebut juga mudah
dicerna oleh tubuh sehingga sangat tepat dikonsumsi bagi yang sedang
menjalnakan program diet.
Membantu proses metabolisme tubuh
Tempe juga mengandung vitamin B2 dan vitamin B3
yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Vitamin B2 bermanfaat
untuk kesehatan mata dan kulit sedangkan vitamin B3 berfungsi untuk mengotrol
nafsu makan. Vitamin tersebut juga sangat berperan dalam pembetukan sel yang
ada dalam darah.
Menurunkan tekanan darah
Kandungan magnesium di alam tempe berperan penting
untuk sistem kadiosvaskuler dan bertanggung jawab dengan 300 oroses metabolisme
yang yang berada dalam tubuh. Magnesium juga bermanfaat untuk mencegah
pembekuan darah, komplikasi diabetes dan menjaga kekuatan tulang.
Mempunyai kandungan antibiotik alami
Jamur rhizopus yang ada dalam tempe dapat
memproduksi antibiotik alami yang berperan dalam mencegah terjangkitnya infeksi
penyakit diare dan disentri.
Mencegah anemia dan osteoporosis
Tempe bermanfaat untuk mencegah anemia atau
kekurangan darah. Hal ini dikarenakan tingginya kandungan mineral dalam tempe. Bahkan
tempe juga berperan sebagai sumber mineral, vitamin B12 dan zat besi yang
sangat diperlukan oleh tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Kandungan kalsium
tersebut juga bermanfaat untuk untuk menjaga tulang tetap kuat dan mencegah
penyakit osteoporosis
Baik dikonsumsi bagi penderita diabetes
Protein dalam tempe juga sangat baik untuk
dikonsumsi bagipenderita diabetes. Protein dapat juga berperan dalam mencegah
naiknya kadar tekanan darah sekaligus sekaligus menjaga gula darah sekaligus
menjaga gula darah tetap terkontrol
Menjaga sistem pencernaan
Tempe mengandung serat yang bermanfaat untuk
menjaga kesehatan sistem pencernaan serta dapat mencegah timbulnya berbagai
penyakit kronis serat pangan ini sangat berperan mengikat kolesterol serta
lemak. Tempe sangat mudah dicerna serta memiliki kandungan enzim pencernaan.
Membantu mengurangi kadar kolesterol dan resiko penyakit jantung
Kandungan isoflovan dalam tempe berperan dalam
mengurangi kadar kolesterol jahat. Dengan niacin dan lemak tak jenuh berfungsi
untuk mengurangi kadar kolesterol jahat serta meningkatkan kolesterol baik. Tempe
bisa membantu mengurangi serangan jantung dan stroke jika kita mengkonsumsinya
secara teratur.
Mencegah kanker
Tempe kaya dengan kandungan isoflavon. Senyawa ini
berperan memperbaiki sel-sel serta mencegah sel-sel rusak akibat terkena sinar
matahari isoflavon juga bertindak sebagai agen memerangi sel kanker yang mampu
memicu adanya sel kanker payudara, kanker prostat hingga kanker rahim, selain
itu antioksidan berperan juga dalam melawan serangan radikal bebas
